SIBERMEDIA.MY.ID, LAMPUNG- Di balik renyahnya Getas Yuni, tersimpan kisah tentang semangat menjaga warisan keluarga sekaligus keberanian menghadirkan inovasi. Bagi Noki (36), pemilik Getas Yuni, usaha yang kini semakin dikenal masyarakat merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun dengan konsistensi, kerja keras, dan komitmen terhadap kualitas.
Usaha tersebut berakar dari bisnis keluarga yang telah lama memproduksi kemplang. Nama Yuni telah dikenal masyarakat Lampung sebagai produk dengan cita rasa yang khas. Saat meneruskan usaha orang tuanya, Noki tidak hanya berupaya mempertahankan reputasi yang telah dibangun, tetapi juga mencari peluang baru agar usaha keluarga terus berkembang.
Berangkat dari melimpahnya hasil perikanan di Lampung, Noki melihat potensi besar untuk mengembangkan getas berbahan dasar ikan. Saat itu, produk serupa belum banyak diproduksi secara luas sehingga ia memutuskan untuk menghadirkan inovasi tersebut sebagai ciri khas usahanya.
“Sejak awal kami yakin getas memiliki peluang yang besar karena masyarakat sudah akrab dengan berbagai camilan berbahan ikan seperti kerupuk dan kemplang. Kami hanya berusaha menghadirkan pilihan yang berbeda dengan tetap menjaga cita rasanya,” ujar Noki.
Komitmen terhadap kualitas menjadi prinsip utama dalam setiap proses produksi. Getas Yuni dibuat menggunakan tepung tapioka, ikan pilihan, dan bumbu berkualitas yang diproses melalui tahapan yang teliti, mulai dari pencampuran adonan, pencetakan, penjemuran, hingga penggorengan. Bagi Noki, kualitas merupakan bentuk tanggung jawab kepada konsumen yang telah memberikan kepercayaan terhadap produknya.
Meski memiliki produk yang berkualitas, tantangan terbesar pada awal perjalanan usaha adalah memperkenalkan Getas Yuni kepada masyarakat. Bersama keluarga, Noki memanfaatkan jaringan pemasaran yang sebelumnya telah dibangun melalui penjualan kemplang. Perlahan namun pasti, Getas Yuni mulai hadir di berbagai toko lokal dan mendapat respons positif dari konsumen.
“Membangun usaha membutuhkan proses. Yang terpenting adalah tetap konsisten memperkenalkan produk dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Perjalanan tersebut kemudian membuka peluang baru ketika Getas Yuni menjalin kerja sama dengan Indomaret. Kehadiran produk di jaringan ritel modern menjadi langkah penting yang memperluas akses pasar sekaligus membuktikan bahwa produk UMKM asal Lampung mampu memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan untuk dipasarkan secara lebih luas.
Sejak dipasarkan di gerai Indomaret, Getas Yuni semakin dikenal oleh masyarakat, termasuk konsumen dari luar Lampung. Jangkauan distribusi yang lebih luas turut mendorong pertumbuhan usaha dan membuka kesempatan kerja bagi lebih banyak masyarakat yang terlibat dalam proses produksi maupun distribusi.
“Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan Indomaret. Melalui kerja sama ini, Getas Yuni semakin dikenal, tidak hanya di Lampung tetapi juga oleh masyarakat dari berbagai daerah,” ungkap Noki.
Meski usahanya terus berkembang, Noki mengaku masih memiliki banyak target yang ingin dicapai. Salah satunya adalah memperluas pemasaran Getas Yuni ke lebih banyak gerai Indomaret di berbagai wilayah Indonesia. Di sisi lain, ia juga terus mengembangkan inovasi produk agar tetap sesuai dengan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan cita rasa khas yang menjadi identitas Getas Yuni.
“Harapan kami, Getas Yuni dapat hadir di lebih banyak gerai Indomaret di seluruh Indonesia sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal camilan khas Lampung ini,” ujarnya.
Noki juga membagikan pesan kepada para pelaku UMKM yang tengah merintis usaha. Menurutnya, ketekunan dan keberanian memperkenalkan produk menjadi kunci untuk terus berkembang.
“Jangan pernah lelah memperkenalkan produk kepada orang-orang di sekitar maupun masyarakat yang lebih luas. Tetap semangat dan terus berjuang,” pesannya.
Perjalanan Getas Yuni menjadi gambaran bahwa UMKM lokal memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mampu menjaga kualitas, terus berinovasi, dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Berawal dari usaha keluarga, kini Getas Yuni berhasil memperluas pasar melalui kolaborasi dengan Indomaret sekaligus membawa cita rasa khas Lampung semakin dikenal masyarakat Indonesia.






