Mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al Hijrah, Lampung

5 views
Oplus_16908288

SIBERMEDIA.NET,LAMPUNG — Memasuki fase awal kehidupan sebagai mahasiswa, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) tidak hanya menekankan penguatan kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai spiritual. Hal itu tercermin dari keterlibatan mahasiswa baru UTI dalam pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al Hijrah, Lampung, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa sejak awal mereka memasuki lingkungan perguruan tinggi. Shalat Jumat tidak sekadar dipandang sebagai aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.
Kehadiran mahasiswa baru di Masjid Al Hijrah juga memperkenalkan mereka pada salah satu pusat kegiatan keagamaan yang berkembang di kawasan Kota Baru, Lampung. Masjid tersebut menjadi ruang yang mempertemukan aktivitas ibadah, pendidikan karakter, dan kehidupan sosial masyarakat.

Nilai Ibadah dan Pendidikan Karakter

Mahasiswa bersama Bapak Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. kegiatan di depan Masjid Al Hijrah, Lampung. (Dokumentasi kegiatan)
Suasana semakin bermakna karena kegiatan tersebut turut mendapat perhatian langsung dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia sekaligus Ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A.

Nasrullah menilai, pembentukan karakter mahasiswa tidak dapat hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di ruang kelas. Menurutnya, lingkungan kampus harus menjadi ruang yang mendorong mahasiswa berkembang secara utuh, baik dari sisi intelektual, moral, spiritual, maupun sosial.

“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak mahasiswa yang unggul secara akademik dan menguasai teknologi, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki karakter, integritas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Shalat Jumat menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan tersebut sejak mahasiswa memulai perjalanan akademiknya,”

— Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A.
Ia mengatakan, mahasiswa baru merupakan generasi yang akan menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia. Karena itu, kemampuan akademik dan teknologi perlu berjalan beriringan dengan nilai moral dan spiritual.
“Kami berharap mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kompeten, tetapi tetap memiliki nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Kecerdasan tanpa karakter akan kehilangan arah. Sebaliknya, karakter yang kuat akan menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk menggunakan ilmu dan teknologi secara bertanggung jawab,”


Membangun Pengalaman Awal Mahasiswa
Bagi mahasiswa baru, momentum Shalat Jumat bersama tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan dengan sesama mahasiswa. Mereka datang dari berbagai latar belakang dan program studi, kemudian bertemu dalam suasana yang sama sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan di UTI diarahkan tidak semata-mata untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional, tetapi juga memiliki kepribadian dan karakter yang kuat.

Pendekatan pendidikan semacam ini sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan kecerdasan artifisial, transformasi digital, dan persaingan global, mahasiswa membutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga integritas, etika, kemampuan bekerja sama, dan tanggung jawab sosial.

Masjid Al Hijrah menjadi salah satu ruang yang mempertemukan aspek pendidikan, spiritualitas, dan kehidupan sosial masyarakat. Keberadaan masjid di kawasan Kota Baru juga membuka ruang bagi sivitas akademika dan masyarakat untuk membangun kehidupan keagamaan yang lebih aktif.

Dengan demikian, pelaksanaan Shalat Jumat bersama mahasiswa baru tidak berhenti pada kegiatan ritual, tetapi menjadi bagian dari pengalaman awal mahasiswa dalam mengenal nilai-nilai kehidupan kampus.

“Unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus berintegritas, berakhlak, dan peduli terhadap masyarakat.”

Bagi Universitas Teknokrat Indonesia, pembentukan karakter sejak awal menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga berintegritas, berakhlak, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *