BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial di Universitas Teknokrat Indonesia Resmi Berakhir, Mini Expo Tampilkan Inovasi AI Karya Peserta

13 views

SIBERMEDIA.MY.ID,Bandar Lampung,– Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial yang diselenggarakan di Universitas Teknokrat Indonesia resmi ditutup pada Senin (14/7/2026).

Penutupan menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan intensif selama tujuh hari yang diikuti 20 siswa SMA terbaik dari berbagai provinsi di Sumatera.

Prosesi penutupan dilaksanakan di Aula Universitas Teknokrat Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, S.E., M.Si., melalui sambungan Zoom. Kehadiran Kepala Puspresnas secara daring menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan talenta muda di bidang kecerdasan artifisial melalui program BTI.

Acara tersebut juga dihadiri secara langsung oleh Yuni Handayani, S.E., selaku Pejabat Pembuat Komitmen Pusat Prestasi Nasional, bersama Ririn Kusumawati dari Puspresnas. Kehadiran keduanya menjadi bentuk pendampingan sekaligus apresiasi terhadap penyelenggaraan BTI 2026 di Universitas Teknokrat Indonesia.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., beserta jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika turut mengikuti kegiatan penutupan. Partisipasi seluruh unsur kampus mencerminkan dukungan Universitas Teknokrat Indonesia terhadap pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi dan kecerdasan artifisial.

Sorotan utama dalam acara penutupan adalah Mini Expo Kecerdasan Artifisial, tempat para peserta mempresentasikan proyek yang telah mereka kembangkan selama mengikuti program. Berbagai solusi berbasis AI dipamerkan kepada Rektor, perwakilan Puspresnas, dosen, serta mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia.

Beragam karya yang dipresentasikan memperlihatkan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan materi yang diperoleh selama pelatihan, mulai dari dasar-dasar kecerdasan artifisial, pemrograman Python, machine learning, hingga etika penggunaan AI. Tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, proyek yang dihasilkan juga dirancang untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan dan daerah asal masing-masing peserta.

Mini Expo berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia yang turut menyaksikan presentasi peserta. Ajang tersebut menjadi ruang berbagi gagasan antara siswa SMA dan mahasiswa, sekaligus memperlihatkan potensi generasi muda dalam menghasilkan inovasi sejak usia sekolah.

Narasumber BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial, Ridwan Mahenra, S.Kom., M.C.S.(AI), menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan peserta selama mengikuti program.

“Tujuh hari memang singkat, tetapi hasil yang ditampilkan hari ini membuktikan bahwa peserta mampu memahami konsep AI sekaligus menerapkannya menjadi solusi yang bermanfaat. Yang paling penting bukan hanya kemampuan membuat program, tetapi bagaimana mereka mampu melihat masalah dan menghadirkan solusi melalui teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator BTI 2026 Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Puspresnas atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Teknokrat Indonesia. Terima kasih kepada Ibu Yuni Handayani, Ibu Ririn Kusumawati, Bapak Rektor, seluruh sivitas akademika, narasumber, panitia, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat belajar dan kolaborasi selama program berlangsung. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Ryan.

Berakhirnya BTI 2026 Bidang Kecerdasan Artifisial menjadi awal perjalanan baru bagi para peserta yang berasal dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, dan Lampung. Mereka membawa pulang pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di daerah masing-masing.

Sebagai perguruan tinggi mitra Puspresnas di lingkungan LLDIKTI Wilayah II, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan talenta nasional di bidang kecerdasan artifisial.

Program ini diharapkan menjadi pijakan bagi peserta untuk melangkah ke jenjang pembinaan berikutnya, termasuk berkompetisi pada ajang International Olympiad on Artificial Intelligence (IOAI) di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *